Arivon Trade beroperasi dengan model B4B yang berorientasi pada nilai. Kami tidak hanya melakukan sourcing produk dari Tiongkok — kami merancang kesuksesan komersial produk Anda di pasar tujuan, mulai dari verifikasi pemasok, inspeksi kualitas di lokasi, hingga strategi masuk pasar dan perencanaan penjualan.
B2B tradisional berhenti pada “kami telah mengirimkan produk Anda.” Pendekatan B4B kami melangkah lebih jauh: kami mengukur kesuksesan dari seberapa cepat Anda menjual batch pertama, seberapa kuat pesanan berikutnya, dan seberapa berkelanjutan lini produk Anda di pasar.
Kami mencocokkan produk yang sesuai pasar dengan pemasok yang telah diverifikasi.
Kami bertindak di sisi pembeli: audit pabrik, pemeriksaan dokumen, inspeksi AQL.
Pengiriman pertama adalah validasi; pengiriman kedua dan ketiga adalah optimalisasi.
Setiap langkah di bawah ini merupakan bagian dari model terpadu. Melewati salah satu langkah meningkatkan risiko dan memperlambat proses masuk pasar.
Kami menentukan apa yang benar-benar dapat diserap oleh pasar Anda — segmen, kisaran harga, dan kepatuhan.
Sourcing dari pabrik Tiongkok yang terverifikasi, membandingkan MOQ, opsi branding dan kemasan.
Kami memastikan pemasok benar-benar produsen dan sesuai dengan persyaratan pasar Anda.
Inspeksi sebelum pengiriman untuk mencegah produk tidak sesuai memasuki pasar Anda.
Kami memilih kanal terbaik — grosir, e-commerce, marketplace atau distributor regional.
Batch pertama adalah uji coba; batch berikutnya dioptimalkan dari segi volume, biaya dan kemasan.
Ini bukan transaksi satu kali — ini adalah siklus impor-ke-penjualan berkelanjutan berbasis data.
Pasar target, kanal, dan anggaran.
Produk yang benar-benar bisa dijual oleh pasar Anda.
Pencocokan dengan pabrik yang terverifikasi.
Pemeriksaan kualitas sebelum pengiriman.
Penetapan harga, kanal, dan positioning.
Pemesan ulang dengan biaya lebih baik.
Kami tidak menghitung kontainer — kami melacak performa pasar.
Seberapa cepat produk bergerak di pasar Anda?
Apakah produk layak mendapatkan pengiriman kedua?
Apakah pengiriman berikutnya lebih optimal?